tips cara agar sembuh dari insomnia

Agar Sembuh dari Insomnia (Tidak Bisa Tidur)…

TANYA:

Saya sudah hampir 1 tahun mengalami insomnia. Tetapi hal tersebut tidak selalu terjadi setiap malam. Hal yang memicu saya tidak bisa tidur juga beraneka ragam. Misalnya, jika besok ada ujian maka malamnya saya tidak bisa tidur. Bahkan bisa juga karena takut, saya tidak bisa tidur meskipun besoknya adalah hari libur. Saya juga belum pernah berkonsultasi ke dokter karena enggan diberi obat tidur. Saya merasa minum obat tidur nantinya malah akan menjadi kecanduan. Bagaimana caranya agar sembuh dari insomnia ini secara total? Karena setelah selama ini saya biarkan justru semakin memburuk. Terima kasih.

Dewa, mahasiswa (19 tahun) dari Jakarta

tips cara agar sembuh dari insomnia

Bagaimana Caranya Agar Sembuh dari Insomnia?

 

Halo, Dewa. Sepertinya, insomnia yang kamu alami lebih merupakan dampak atau efek atas kecemasan yang sedang hinggap dipikiranmu. Oleh karena itu, agar sembuh dari insomnia ini, kamu perlu fokus pada pengelolaan pikiran dan kecemasan yang sedang dirasakan. Sayangnya, kamu tidak memberikan keterangan yang rinci tentang apa yang sering menjadi penyebab kecemasan itu. Kita perlu mengetahui itu agar bisa mengelola hal-hal yang memicu insomnia kamu. Dengan mengenali pola-pola kemunculannya, kita bisa melakukan upaya pencegahan. Baca juga » Selalu Dihantui Pikiran Negatif sehingga Mudah Cemas dan Takut

Pengelolaan diri yang tepat dan sesuai kebutuhan akan menjadi penyembuh paling ampuh dalam penyelesaian gangguan seperti ini. Saya menangani klien dengan persoalan serupa, dan memang dibutuhkan proses penanganan (treatment) yang spesifik atau khusus untuk (1) membantu mengelola kecemasan dan (2) melatih beberapa teknik mengurangi kecemasan dan menghilangkan insomnia. Proses mempelajari dan melatih keterampilan tersebut sebaiknya memang didampingi oleh psikolog profesional. Kamu dapat berkirim pesan pada KonsultasiPsikologi.icbc-indonesia.org atau membalas surel kami jika ingin mendapatkan informasi mengenai psikolog terdekat dari tempat tinggalmu.

Apabila insomnia ini memang sangat mengganggu dan bahkan membuat kamu kurang istirahat, maka mengkonsumsi obat tidur dengan pengawasan dokter saya pikir aman-aman saja. Terlebih kamu juga telah cukup memiliki kontrol diri yang kuat (tidak mau kecanduan dengan obat tidur itu).

Namun demikian, sementara belum mendapat penanganan dari psikolog profesional, kamu dapat melakukan upaya mandiri untuk lebih menenangkan diri, terutama ketika hal-hal yang menimbulkan kecemasan bermunculan. Teknik paling sederhana ketika kita dalam situasi tidak nyaman (termasuk cemas) adalah melakukan relaksasi nafas dalam:

1. Ketika serangan cemas itu muncul, segera pusatkan pikiran pada ritme nafasmu. Tarik nafas perlahan melalui hidung dengan mulut tertutup, lalu tahan sebentar di perut hembuskan. Ulangi langkah ini sekitar lima kali.

2. Kemudian lanjutkan dengan ambil nafas kembali, dorong udara agar mengalir ke perut dan tangan, rasakan perut yang lebih mengembang. Tahan beberapa detik, kemudian kembali keluarkan perlahan melalui hidung dan rasakan perut serta otot-otot tubuh lebih rileks (santai). Lakukan langkah kedua ini sekitar 3-5 kali sampai kamu merasa lebih ringan. Posisi tubuh yang paling baik adalah duduk rileks (santai). Apabila tidak memungkinkan untuk mencari posisi duduk yang ideal, cari saja posisi yang paling memungkinkan bagi tubuh untuk santai dan pusatkan perhatian pada proses tarikan nafas.

Mengapa teknik pernafasan dalam menjadi salah satu upaya untuk menenangkan diri dan mengontrol serangan cemas? Proses bernafas panjang adalah proses memasukkan oksigen ke dalam tubuh sebanyak mungkin. Riset menyatakan bahwa ketika oksigen tidak lancar mengalir pada tubuh maka akan mengganggu metabolisme termasuk memunculkan emosi-emosi negatif. Oleh karenanya, memasukkan oksigen lebih banyak (sebanyak mungkin) ke dalam tubuh dapat menjadi proses penolong pertama ketika terjadi ketegangan pada tubuh maupun pikiran kita. Demikian Dewa, penjelasan dari saya. Semoga dapat membantumu mengambil satu langkah maju agar sembuh dari insomnia. Cepat membaik, ya!

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')

One thought on “Agar Sembuh dari Insomnia (Tidak Bisa Tidur)…

  1. dok, pertama kali nya saya tidak bisa tidur selama 3 hari sy suka ketakutan akan sakit sakit yg berbahaya contohnya seperti saya sedang sakit radand tenggorokan saya takut saya terkena kanker tenggorokan…sehingga sampai suatu malam saya terkena serangan panik dada berdebar dan kaki lemas. jadi sy sekarang seperti trauma takut untuk tidak bs tidur lagi. bagaimana ya dok apakah penyakit seperti sy bisa di sembuhkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *