Tag Archives: konsultasi psikologi

menderita tanda-tanda gangguan psikologis suasana hati

Apakah Saya Mengalami Gangguan Suasana Hati?

TANYA:

Salam KonsultasiPsikologi.icbc-indonesia.org. Kemarin saya menjelajah internet mengenai cyclothimia dan Borderline Personality Disorder (BPD). Tadinya saya kira saya mengidap cyclothimia. Tapi setelah tahu perbedaannya dengan BPD, sekarang saya rasa saya mengidap BPD. Saya sempat mencari tahu di internet, berupa tes-tes online untuk memastikan apakah saya mengidap BOD atau tidak. Semua tes yang saya coba hasilnya menunjukkan bahwa saya mengidap BPD. Saya tahu tes-tes online tidak selalu benar. Akan tetapi saya melakukannya hanya sebagai patokan saja.

Saya memiliki seorang teman, dia punya pengalaman masa lalu yang mirip sekali dengan saya. Dia sempat ke dokter Continue reading Apakah Saya Mengalami Gangguan Suasana Hati?

ciri kepribadian ganda & latihan pengelolaan emosi

Berbicara dan Berlaku Negatif Apakah Ciri Kepribadian Ganda?

TANYA:

Ciri Gangguan Kepribadian Ganda dan Pengelolaan Emosi • Saya ingin konsultasi. Saya orangnya ceria, suka pada hewan, tumbuhan, dan senang sekali punya banyak teman. Bahkan saya sempat mengorbankan kesehatan diri saya sendiri demi membuat teman senang. Saya juga sempat tidak belajar untuk ujian karena ajakan teman saya untuk bermain. Tapi…, saya memiliki penyakit yang aneh. Terkadang saya hilang kendali. Menyiksa hewan, melontarkan kata-kata pedas pada orang lain (orang yang lebih tua dari saya), bahkan sahabat saya. Setelah melakukan perbuatan yang salah, saya menyesal sekali, mengapa saya bisa berbuat hal seperti itu. Padahal saya sangat takut DOSA. Mencuri, menipu, membunuh, berbohong, saya sangat takut akan hal itu. Saya juga terkadang secara tidak sengaja mengolok-olok orang lain. Itu keluar sendiri dalam pikiran saya. Saya mencoba searching di Google dan saya menemukan bahwa ada penyakit aneh yang bernama “Kepribadian Ganda“. Kemudian saya berpikir apakah saya juga termasuk kedalam orang yang memiliki kepribadian ganda? Lalu siapa diri saya yang sebenarnya. Apakah saya orang yang baik atau buruk? Saya sangat bingung. Saya mohon dengan sangat TOLONG BANTU saya. Apa yang sebenarnya terjadi terhadap saya?

Arya, 16 tahun. Pelajar laki-laki dari Semarang

 

ciri kepribadian ganda & latihan pengelolaan emosi

JAWAB:

Hai Arya yang sedang berusaha mengenali diri sendiri… .

Internet dan Google memang telah membantu kita mendapatkan berbagai informasi yang ingin kita ketahui. Namun dari sekian banyak informasi yang ada di internet, hanya sekian persen yang bisa kita percayai kebenarannya. Sebelumnya, kamu bisa mengingat-ingat terlebih dahulu, informasi tentang gangguan kepribadian ganda itu kamu baca dari blog pribadi, blog yang tidak jelas siapa pengelolanya, ataukah dari sumber informasi terpercaya. Sumber informasi terpercaya, sebagai contoh, adalah yang ditulis atau yang berasal dari orang atau lembaga yang ahli dibidangnya. Dalam hal ini misalnya, psikolog, psikiater, fakultas psikologi, fakultas kedokteran, lembaga penelitian psikologi, dan situs-situs buku pendidikan yang memiliki terbitan tentang psikologi atau psikiatri, termasuk jurnal ilmiah. Kita mulai dari sini dahulu, dari informasi yang relatif bisa dipercaya tentang gangguan psikologis.

Kita andaikan kamu membaca dari sumber yang terpercaya di internet. Kamu mengetahui ciri-ciri gangguan kepribadian ganda, dan menemukan kemiripan-kemiripannya dengan dirimu… . Akan tetapi, itu belum cukup untuk menyimpulkan dan menyatakan bahkan kamu mengalami gangguan psikologis kepribadian ganda. Kesamaan ciri baru salah satu yang perlu diperhatikan dalam penegakan diagnosa gangguan psikologis. Ada hal lain seperti kerangka waktu (berapa lama) ciri-ciri tersebut berlangsung dan observasi (pengamatan) perilaku untuk memastikannya. Nah, karenanya kita membutuhkan bantuan profesional (psikolog, psikiater) untuk memastikannya. Kamu telah melakukan satu langkah yang benar dengan menghubungi kami. Meski demikian, saya tidak dapat secara langsung menentukan apakah betul Arya mengalami kepribadian ganda atau tidak. Hal ini karena proses penilaian terhadap dirimu belum dilakukan secara utuh dan menyeluruh.

Akan tetapi, dengan berdasar pada ceritamu, apa yang terlihat seperti ciri-ciri kepribadian ganda itu kemungkinan adalah perilaku-perilaku yang muncul berkaitan dengan kemampuan mengelola emosi. Emosi-emosi negatif sebagai respon terhadap peristiwa/kondisi yang tidak diharapkan, kekecewaan, pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan, apabila terpendam dan tidak disalurkan, suatu saat akan meledak ketika mendapat picuan. Ini seperti kaleng minuman bersoda (softdrink) yang dikocok-kocok lalu lubangnya dibuka, dan… tersemburlah isinya keluar dengan sendirinya.

Beberapa contoh kejadian negatif yang Arya ceritakan juga banyak dialami orang lain. Ada kalanya karena merasa marah atau kecewa yang teramat dalam, seseorang memukul atau melontarkan kata-kata yang menyakitkan kepada orang lain. Namun, ketika seseorang melakukan hal itu, bukan berarti dia mengalami gangguan kepribadian ganda. Apalagi dalam usiamu yang tergolong masih remaja, kondisi emosi yang mudah bergejolak sering ditemui. Setiap orang pasti memiliki sisi positif dan negatif, termasuk dalam perbuatan atau tingkah laku. Coba saat ini kamu renungkan, apakah sedemikian sulitnya mengontrol perilaku negatif seperti yang kamu ceritakan? Apakah perilaku itu sering sekali muncul, atau sesekali saja terjadi ketika emosi negatif sedang begitu kuatnya? Coba amati lagi, betapa banyak kebaikan (perilaku positif) yang mampu kamu lakukan bagi orang-orang di sekitarmu… .

Nah, daripada kamu menyibukkan diri mencari apa ‘penyakit’ yang ada dalam dirimu, bagaimana bila kamu sekarang lebih fokus pada upaya meningkatkan kemampuan mengontrol perilaku dan emosi negatif yang suka meledak-ledak itu? Dengan demikian, waktumu akan lebih bermanfaat karena langkah ini justru akan menambah keterampilan sosial baru untukmu, bukan… . Kamu bisa mencoba melakukan beberapa cara di laman ini (baca: 3 Cara Mudah Latihan Mengendalikan/Mengelola Emosi) untuk melatih keterampilan mengelola emosi diri.

Kita seringkali menyalahkan diri ketika bertindak salah, negatif, termasuk ketika melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan norma sekitar. Di sisi lain, ketika kita berbuat baik atau menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain, kebaikan ini kurang kita perhatikan, kurang dianggap. Ketimpangan seperti ini membuat ingatan akan hal-hal negatif menjadi dominan dalam diri sehingga pikiran kita mempersepsi diri kita sebagai seseorang yang negatif (kurang baik). Hal ini membuat kita menyalahkan diri sendiri atau memandang diri rendah atas suatu perilaku negatif. Padahal jika dilihat secara keseluruhan, perilaku negatif itu hanya satu perilaku kecil dibanding hal-hal positif lain yang sudah kita kerjakan.

Melatih setidaknya tiga hal (Latihan Mengelola Emosi) tersebut, dapat membantu diri kita menjadi seseorang yang lebih positif, baik untuk orang lain maupun diri sendiri. Selain itu, kita pun akan semakin mampu menjadi adil terhadap diri kita sendiri sehingga diri pun lebih sejahtera secara psikologis. Namun demikian, apabila Arya sudah melakukan upaya-upaya pengelolaan emosi yang kami sarankan dan masih merasakan kegelisahan mengenai perilaku serupa ciri-ciri kepribadian ganda, sebaiknya segera berkonsultasi langsung (tatap muka) dengan psikolog atau psikiater terdekat.