bagaimana cara untuk move dengan cepat

Patah Hati, Bagaimana Cara Untuk Move On Dengan Cepat?

TANYA:

Terkait pacaran, patah hati, bagaimana cara untuk move on dengan cepat? Terima kasih.

Shireen, mahasiswi dari Yogyakarta

———-

move on (bahasa Inggris), sering diterjemahkan sebagai melanjutkan kehidupan, melepaskan diri atau bangkit dari keterpurukan setelah menghadapi masalah berat, termasuk putus dari pacar (Redaksi)

 

JAWAB:

bagaimana cara untuk move dengan cepat

Bagaimana cara untuk move on dengan cepat

Hai, Shireen. Menjawab pertanyaanmu tentang bagaimana cara untuk move on, ada beberapa prasyarat yang perlu dimiliki, yakni:

  • Sudah bisa menyadari apa yang dirasakan terhadap suatu hal yang mengganggu (apakah itu adalah rasa marah, rasa benci, kecewa, atau rasa lainnya), lalu…
  • Dapat berdamai dengan perasaan tersebut dan kemudian berlatih untuk menyadari kondisi diri,
  • Mempunyai atau mau membangun motivasi dari dalam diri untuk bergerak maju, dan…
  • Berkomitmen untuk melangkah walau diawali dengan langkah kecil.

Nah, proses itu memang sering sekali tidak mudah dilalui. Ada yang dapat move on dengan cepat,  ada yang butuh waktu lama untuk move on. Ada yang bisa move on secara mandiri, namun ada pula yang membutuhkan dampingan orang lain (teman, saudara, dll) terlebih dahulu untuk memahami apa yang sedang terjadi. Pendampingan itu bisa saja dibutuhkan pada proses atau tahapan tertentu (misalnya untuk membantu melihat dan mendefinisikan rasa sakit, atau  menemani berlatih berdamai dengan diri sendiri, memberikan dukungan atau motivasi), dan bisa jadi dibutuhkan seseorang dalam semua prosesnya.

Namun dari semua itu, kunci utama untuk dapat move on adalah, tidak memaksa diri untuk segera move on. Lho?! Terdengar aneh, ya? Maksudnya disini adalah, apabila kita merasa sudah ‘lelah’ berada dalam titik terpuruk ini, dan ingin berubah ke arah yang lebih baik tetapi masih terasa sulit sekali…, jangan dipaksa dulu. Karena semakin kita memaksa diri yang belum siap, justru luka yang lebih dalam sedang kita ciptakan. Selain itu, proses kedukaan atau keterpurukan sebetulnya telah memakan energi yang sangat besar dalam diri. Dan oleh karenanya, akan dibutuhkan pula energi yang cukup banyak untuk memulai langkah maju.
Baca juga: Putus Pacaran, Tapi Masih Sayang. Lalu Bagaimana… .

Sebaiknya, beri ruang pada diri untuk berada pada situasi-situasi yang lebih menyenangkan. Beri vitamin pada pikiran dan perasaan, misalnya dengan mendekatkan diri pada kehangatan dan kasih sayang dari orang-orang terdekat (keluarga, sahabat), dan melakukan hal-hal yang disukai (termasuk hobi). Ketika pikiran dan perasaan sudah lebih ‘diberi nutrisi’, maka proses untuk move on akan lebih mudah. Sayangnya, pertanyaan kamu datang setelah saya menyelenggarakan kelas pengembangan kepribadian tentang bagaimana cara untuk move on. Seandainya belum, kamu bisa mengikutinya. Atau mungkin kamu bisa terus memantau situs ini karena saya pasti mempublikasikan workshop-workshop pengembangan kepribadian yang saya ampu di sini. Selamat berproses, Shireen… .

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *