jika pacar menikah dengan orang lain

Jika Pacar Mau Menikah dengan Orang Lain

TANYA:

Mbak, saya mau cerita tentang pacar yang mau menikah dengan orang lain. 7 bulan ini saya dekat dengan seorang cowok umurnya 28 tahun. Hubungan kami awalnya hanya sebatas teman saja karena dia atasan saya, di tempat saya magang. Kami sering jalan bareng tapi tidak berdua. Ramai-ramai bersama orang kantor dan teman-teman saya. Saat itu saya mempunyai pacar. Begitu juga dia, punya tunangan. Setiap hari jalan dan kumpul-kumpul membuat saya sadar bahwa saya punya perasaan khusus padanya. Begitu pun dia. Dan setelah saya putus dengan pacar saya, dia semakin gencar mendekati saya. Bahkan kami sering pergi hanya berdua. Akhirnya dia menyatakan perasaan pada saya bahwa dia nyaman berada di dekat saya. Semua hal detil tentang saya pun dia tahu. Dia bilang ini pertama kalinya dia merasa normal. Sebab, selama ini dia menjalani 6 tahun hubungan beda agama dengan tunangannya, dan LDR (Long Distance Relationship = Hubungan Jarak Jauh – Red). Tapi kami tetap tidak bisa bersama karena dia akan segera menikah.

Kami pun menjalani semuanya seperti orang pacaran, temenan (berteman), kakak-adik, semuanya mengalir. Saya juga sebenarnya merasa bersalah karena telah mencintai yang bukan milik saya. Tapi saya tidak bisa mengontrol semuanya. Begitupun dia. Saya tahu akhirnya akan bagaimana, tapi sampai sekarang pun saya masih menjalani hubungan seperti ini. Saya terlalu sayang dia. Hari-hari yang kami lalui bersama membuat saya susah melupakan dia. Bulan Juni adalah waktu pacar saya mau menikah dengan tunangannya. Beritahu saya yang harus saya lakukan, dan bagaimana, please… .

Lita (23 tahun)
Mahasiswa, Surabaya

 

JAWAB:

jika pacar menikah dengan orang lain

Jika Pacar Mau Menikah dengan Orang Lain

Halo Lita yang sedang bimbang ragu. Semoga jawaban ini tidak terlambat hadir, ya… . Rasa cinta terhadap seseorang membuat kita merasa nyaman dan selalu ingin bersamanya. Persoalanmu memang tidak mudah. Di satu sisi, ikatan rasa dan kecocokan antara kamu dan si dia begitu kuat sehingga ada harapan berlanjut lebih serius. Tetapi di sisi lain, ada kondisi yang bisa menjadi penghalang terbesar bagi masa depan kalian bersama, yaitu bahwa dia akan menikah dalam waktu dekat.

Sebaiknya kalian berdua duduk bersama dan berbincang dengan kepala dingin. Terutama dia, karena pada dasarnya langkah penting yang menentukan ada ditangannya. Ajak dia untuk kembali menimbang dan mengambil keputusan terakhir secara bijak dan rasional. Apakah dia berani memutuskan untuk memilih dirimu ketimbang tunangannya? Apakah dia siap menghadapi segala risiko dan konsekuensinya? Ataukah ia lebih memilih melanjutkan rencana pernikahan dengan tunangannya? Apabila memang dia lebih ingin bersamamu, dorong dan ajak dia untuk menyelesaikan secara baik-baik dengan sang tunangan dan keluarganya. Ini penting untuk meminimalkan potensi permasalahan lain dikemudian hari. (Baca juga: Calon Istri Kekanakan Mendekati Hari H Pernikahan)

Namun demikian, apabila dia lebih memilh untuk menjalani rencana pernikahannya, sebaiknya kamu belajar untuk berbesar hati. Gunakan rasa cintamu untuk mendukungnya atas keputusan itu. Tentunya, sebagai seseorang yang mencintainya, kamu juga ingin melihat dia bahagia, bukan? Memang akan tidak mudah untukmu ketika ia memilih sang tunangan. Namun, jika itu adalah keputusan yang dipilihnya, kamu perlu menghargai dan menerima kenyataan tersebut. Pasti akan ada rasa sakit karena kehilangan. Akan tetapi kamu perlu pula memupuk sikap positif bahwa pasti ada suatu hal baik dimasa depan yang belum kamu sadari. Termasuk tentang pasangan hidup. Dan hal baik itu baru akan kamu temukan ketika kamu tetap melangkah maju. Sebaliknya, jika kamu terpuruk dan memilih terus berada dalam kesedihan dan mengurung diri, tentu kamu tidak akan mendapat suatu kebaikan lain, termasuk dalam hal pasangan.

Maka dari itu Lita, jika pada akhirnya yang harus kamu hadapi adalah perpisahan (jika pacar mau menikah dengan orang lain atau tunangannya), belajarlah menerima itu. Kamu boleh memberi kesempatan dirimu untuk merasa sedih atas perpisahan itu. Namun, berikan batasan, dan segeralah melangkah ke depan, agar kamu bisa menjumpai kebaikan dan keindahan hidup di masa yang akan datang. Termasuk seseorang yang mungkin akan menjadi jodohmu. Tetap semangat, Lita!

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')

One thought on “Jika Pacar Mau Menikah dengan Orang Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *