menjalin hubungan dengan teman sebaya-orang lain

Menjalin Hubungan dengan Teman Sebaya Suka Nggak Nyambung

TANYA:

Menjalin Hubungan dengan Teman Sebaya Suka Nggak Nyambung • Permisi, saya siswa SMA kelas 10, umur 16 tahun. Sayang ingin berkonsultasi. Saya tipe orang yang ambivert tapi lebih mengarah ke introvert. Saya mudah menjalin hubungan baru tanpa rasa malu. Namun itu sebatas hubungan biasa saja. Untuk berhubungan dekat, saya harus mencari yang cocok dengan saya. Saya tidak terlalu suka kebisingan dan hanya bergaul dengan beberapa orang saja. Sekarang saya sering bersama dua orang teman saya, tapi anak-anak lain memandang kami seakan memiliki dunia tersendiri. Sebenarnya saya kurang akrab atau nggak connect (terhubung, nyambungRed) dengan teman sebaya. Saya lebih senang bergaul dengan orang yang lebih tua dari saya. Ini saya perhatikan sejak saya SD sampai sekarang. Apa yang harus saya lakukan? Terima kasih.

Larisha, pelajar dari Tangerang

menjalin hubungan dengan teman sebaya-orang lain
Bagaimana menjalin hubungan dengan teman sebaya?

JAWAB:

Halo Larisha. Mari kita bersama-sama melihat kebiasaan atau minatmu dalam berhubungan sosial. Kita agak kesampingkan dulu temuanmu tentang pengelompokan diri sebagai orang yang ambivert-introvert, ya.

Kamu merasa dan mengamati bahwa dirimu adalah seseorang yang cenderung mudah menjalin interaksi sosial, namun terbatas dan tidak terlalu mendalam. Kamu juga lebih nyaman berinteraksi atau berhubungan dengan orang yang lebih dewasa dibanding usia sebaya. Agaknya kamu ingin mengetahui bagaimana menjalin relasi atau hubungan dengan teman sebaya… . (Baca juga » Apa yang Mesti Dilakukan Kalau Dijauhi Teman Sekelas?)

Bahwa dirimu membutuhkan kenyamanan untuk mengenal dan berhubungan dengan teman sebaya atau orang lain secara lebih mendalam, itu adalah wajar. Banyak orang juga menginginkan hal yang sama. Pastinya, kita membutuhkan seseorang yang sejalan dengan pemikiran kita, mereka yang dapat menunjukkan diri sebagai seseorang yang dapat kita percaya, yang bisa mendukung diri kita untuk lebih terbuka berbicara dan yang padanya kita bisa membangun hubungan yang dekat dan berkualitas. Hal ini sangat wajar.

Sepertinya kamu mulai mencemaskan perilaku bersosialmu, apakah bermasalah ataukah sudah benar… . Larisha, pada dasarnya ketika kamu memiliki kemampuan dasar untuk menjalin interaksi/hubungan dengan orang lain, maka kamu sudah cukup memiliki kemampuan interpersonal (=kemampuan berhubungan antar pribadi). Kemampuan dasar berhubungan dengan orang lain ini diantaranya:

  1. Bisa menyampaikan perasaan dan pemikiran dengan tepat
  2. Tidak ada hambatan berarti dalam berbicara
  3. Tidak menutup diri
  4. Dapat berinteraksi sesuai kebutuhan (misalnya dalam kerja kelompok atau dalam suatu komunitas untuk menjalankan kegiatan bersama)

Nah, untuk mengembangkan diri ke arah yang positif, sebaiknya kamu terus mengasah kemampuan beradaptasi dalam pergaulanmu dengan orang lain. Maksudnya disini adalah, bahwa kamu perlu terus berlatih menyesuaikan diri saat berkomunikasi atau berbincang dengan orang lain, terutama dengan orang yang kamu merasa tidak terlalu nyaman dan tidak terlalu ingin berinteraksi dengannya. Pada kehidupanmu mendatang, kamu akan banyak bertemu dan harus berkomunikasi dengan orang-orang yang tidak sesuai harapan. Tentu ada sedikit perasaan kurang nyaman, tetapi ini harus dihadapi. Dan jika kamu telah lebih pandai menyesuaikan diri, tentunya suasana ini tidak akan menimbulkan persoalan yang berarti.

Ketika kemampuan adaptasi dalam bergaul dan berhubungan dengan orang lain (termasuk teman sebaya) sudah semakin terasah, maka kamu akan tetap mampu menjadi seorang pribadi unggul baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan profesional (karir, pekerjaan).

Jangan khawatir Larisha, apa yang kamu cemaskan masih dalam batas wajar, dan banyak pula yang mengalaminya. Kamu pada dasarnya telah memiliki kemampuan interpersonal yang baik, antara lain ditandai dengan tetap mampunya kamu berbincang dan berhubungan dengan teman sebaya walau sebenarnya kamu merasa tidak terlalu nyaman dan tidak terlalu ingin melakukannya. Sekarang tinggal bagaimana kamu mengasah keterampilan bersosial ini, terutama keterampilan beradaptasi dengan orang lain. Kamu masih dalam proses mencari dan mengembangkan diri. Jangan lelah belajar dan berproses, yaa… . Semangat, Larisha!

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')

2 thoughts on “Menjalin Hubungan dengan Teman Sebaya Suka Nggak Nyambung

  1. Assalamu’alaikum
    Selamat malam kak, saya mau konsul kenapa saya suka dicuekin kalau bergabung sma tmn2 sekelas padahal sya berusaha menjalin hubungan baik dengan mereka? Dan kadang saya suka merasa sendiri dan saya cuman bisa terdiam tersenyum mendengar pembicaraan mereka
    Dan kadang saya suka sendirian di kelas dan saya lebih akrab dengan adik kelas saya sendiri
    Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *