cara memperkenalkan profesi pada anak-anak

Bagaimana Mengenalkan dan Menjelaskan Pekerjaan/Profesi Anda pada Anak

TANYA:

Bu, anak saya sering menanyakan bagaimana ayah dan ibunya bekerja. Ia penasaran sekali. Sejauh ini saya menjelaskan kepadanya bahwa pekerjaan ibunya adalah bekerja di salon dan ayahnya kerja di asuransi. Menurut Ibu, apakah perlu mengajaknya ke tempat kerja? Dan bagaimana cara memperkenalkan profesi saya dan membuat ini menjadi kegiatan yang menyenangkan? Saya berharap anak saya akan cukup puas dengan penjelasan itu sehingga ia tidak sering-sering minta diajak ke kantor, karena hal itu akan merepotkan. Oh iya, anak saya usianya 5 tahun, sekarang ini TK Besar. Terima kasih, Bu.

Ibu Indri, Yogyakarta

 

JAWAB:

cara memperkenalkan profesi pada anak-anak

Cara Memperkenalkan Profesi (Pekerjaan) pada Anak-Anak

Halo, Ibu Indri, pertanyaan Ibu telah mewakili pertanyaan orang tua-orang tua lain. Banyak orang mengira anak-anak kurang begitu tertarik dengan pekerjaan orangtuanya. Namun kenyataannya anak-anak begitu tertarik dan penasaran ingin mengetahui apa yang dilakukan ayah ibunya ketika mengatakan ‘mau bekerja’. Apalagi kalau anak sudah duduk di TK Besar, profesi menjadi salah satu tema pembelajaran mereka. Untuk itu, ajaklah si kecil ke tempat kerja, bisa ke tempat kerja Ibu dulu atau Ayah dulu, tergantung kesiapannya. Tujuannya adalah agar si kecil dapat melihat apa yang orangtuanya kerjakan. Ibu dapat memilih mengajaknya pada jam kerja atau saat tidak ada orang lain di tempat kerja.

Cara pertama dengan bertukar tempat (bermain peran). Orang tua bisa memperkenalkan profesi pada anak dengan bermain ‘pura-pura’ (drama). Mulailah dengan mengajak si kecil ke kantor Ibu, dalam hal ini ke salon. Mintalah si kecil melakukan apa yang menurutnya dilakukan oleh Ibu pada hari-hari kerja. Oleh karena ibu bekerja di salon, ibu bisa duduk di salah satu kursi dan biarkan si kecil mencuci rambut Ibu. Pasti akan menyenangkan, karena seperti sedang bermain drama.

Cara kedua adalah dengan tur keliling. Ajaklah si kecil berkeliling, misalnya sambil membayangkan ada orang atau pelanggan yang datang, lalu duduk di ruang tunggu, lalu di kursi keramas, atau langsung ke kursi gunting dan seterusnya. Biarkan si kecil melihat apa yang Ibu kerjakan setiap hari. Jangan lupa ajak juga sampai ke meja kasir (pembayaran) agar ia tahu bagaimana ibunya mendapatkan uang ketika bekerja. Ceritakan sejarah singkat salon tempat ibu bekerja, dan perkenalkan pada rekan kerja Ibu serta atasan. Beri tahu tentang beberapa peralatan yang digunakan. Beri kesempatan pada si kecil untuk mencoba beberapa peralatan (tentunya setelah memastikan peralatan tersebut aman untuk anak-anak, misalnya alat yang tidak tercolok listrik, bukan benda tajam, dan lain-lain).

Saran saya, jangan hanya sekali saja mengajak si kecil ke tempat Ibu bekerja. Bersama ayah, atau tantenya, Ibu dapat bergantian memperlihatkan tempat kerja masing-masing. Berikan anak kebebasan bertanya dan gunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan profesi Anda sesuai keingintahuan anak. Bukan saja hal ini akan menambah kedekatan dan memberi kegembiraan, tapi juga membantu anak-anak untuk mulai memikirkan pilihan karir mereka sejak dini. Setelah Ibu menunjukkan apa yang Ibu, suami dan tantenya kerjakan, tanyakan pada si kecil kelak ia ingin jadi apa. Bila pilihannya ternyata bukan salah satu dari yang pernah Ibu perlihatkan, cobalah mengusahakan supaya mereka dapat melihat pekerjaan yang sebenarnya dari cita-cita mereka. Selamat mencoba, Bu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *