cara orang tua bicara pd anak remaja

Konflik Orang Tua-Anak: Ayah Bingung Sikapi Anak Perempuan Remaja

TANYA:

Berbicara dengan Anak Remaja · Putri saya, 14 tahun, tidak suka pada saya sebagai ayahnya. Tiap kali diajak komunikasi selalu menolak. Diajak main tidak mau, diajak jalan tidak mau. Dia hanya berdiam diri sepanjang hari dengan IPad-nya. Saya sangat prihatin. Padahal saya tidak pernah berbuat kasar, marah, atau apapun yang membuat dia marah pada saya sebelumnya. Perubahan perilaku negatif ini terjadi sejak umur 7 tahun. Tetapi tidak demikian sikap dia kepada ibunya. Sangat antusias dan bersemangat. Saya frustrasi. Apa yang harus saya lakukan sebagai ayahnya untuk memperbaiki keadaan buruk ini? Please advice. Thanks.

Bp. Andre – Jakarta (karyawan, 46 tahun)

 

JAWAB:

Halo, Pak Andre… . Menghadapi anak yang menginjak remaja memang gampang-gampang susah. Pada keluarga dengan anak berusia remaja, konflik antara orang tua dengan anak memang sangat mudah terpicu. Hal ini salah satunya dipengaruhi oleh adanya jarak psikologis yang sering disebut dengan generation gap (jurang generasi), yakni adanya jarak atau perbedaan cara berpikir antara anak dan orang tua yang kemudian berujung pada konflik-konflik tertentu.

Generation gap juga dapat terjadi karena adanya perbedaan acuan, misalnya orang tua memiliki pemikiran tertentu karena didasarkan pada aturan, norma, baik buruk, atau pemikiran mendalam. cara orang tua bicara pd anak remajaSementara remaja sering kali berpikir lebih sederhana dan praktis, melakukan sesuatu berdasarkan apa yang disukai atau tidak disukai, atau berdasarkan pada keinginan sesaat. Pola konflik pun beragam, ada yang justru terjadi antara orang tua dan anak yang sesama jenis (misalnya, ayah dengan anak laki-laki; atau ibu dengan anak perempuan) atau antara anak-orang tua berlainan jenis (anak laki-laki menjadi sangat memusuhi ibunya, atau anak perempuan menjadi sangat memusuhi ayahnya). (Baca juga: Ibu Kesulitan Memahami Anak Lelaki yang Beranjak Remaja)

Untuk dapat meminimalkan munculnya generation gap dan konflik antara orang tua dengan anak remaja, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengenali apa yang menjadi penyebab suatu konflik atau perbedaan pendapat. Dari apa yang sudah disampaikan, Pak Andre terlihat sudah berusaha untuk mengingat kembali, apakah ada peristiwa atau kejadian yang membuat hubungan menjadi tidak nyaman dengan anak, anak menjadi kecewa, sakit hati atau ada rasa-rasa negatif terhadap Pak Andre. Namun sampai sekarang Pak Andre belum mampu menemukan apakah yang menimbulkan kondisi hubungan negatif dengan anak tersebut.

Pada remaja, adanya perubahan pada fisik sering kali sudah akan menimbulkan gejolak-gejolak perasaan negatif atau tidak nyaman. Dalam situasi tersebut, stimulus kejadian tertentu yang mungkin hanya sedikit saja menimbulkan suasana tidak nyaman dalam berinteraksi dengan orang lain sudah dapat menjadi pemicu konflik antara si remaja dengan orang lain. Nah, apabila menurut amatan atau koreksi Pak Andre tidak ada peristiwa tidak menyenangkan yang terjadi, coba amati atau periksalah apakah sang anak masih mengalami fase perubahan fisik yang menimbulkan suasana tidak nyaman dalam dirinya? Atau apakah ada perilaku, sikap, atau karakter Pak Andre yang menjadi stimulus tidak menyenangkan bagi sang anak?

Kerja Sama Ayah Ibu (Orang Tua) Bicara dengan Anak Remaja

Saat ini komunikasi langsung dengan sang anak terlihat belum dapat berjalan mulus. Namun demikian, Pak Andre perlu bersyukur karena komunikasi sang anak dengan ibu dapat terjalin, bahkan sangat dekat. Menurut saya, sebaiknya Pak Andre perlu …» baca lanjutannya «

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *