kakak adik suka berantem psikologi anak

Kakak Adik Selalu Berantem

TANYA:

Salam, Bu. Begini, saya punya dua anak, Diva usianya 6 tahun dan punya adik Aura berusia 2 tahun. Kalau di rumah itu selalu saja berantem, ujung-ujungnya salah satu menangis. Atau bahkan dua-duanya menangis. Belakangan, malah si adik suka menggigit kakaknya, akhirnya kakaknya yang menangis. Kalau sudah begini, masak saya membela kakaknya, kan harusnya kakaknya yang mengalah? Saya juga sering tersulut kalau sudah ada yang nangis, bawaannya ingin marah-marah pada keduanya. Bagaimana solusinya, ya Bu? Terima kasih.

Ibu Ratih

kakak adik suka berantem psikologi anak

JAWAB:

Ketika anak pertama memiliki adik, seringkali muncul rasa khawatir bahkan cemburu, jika kelak kehadiran adik membuat ia tidak diperhatikan lagi oleh orang tua. Kekhawatiran ini bisa berbuntut kebiasaan menyerang adiknya, dengan atau tanpa alasan yang jelas. Anak-anak mengalami perasaan cemburu yang menggambarkan perasaan mereka akan hilangnya kasih sayang dari orangtuanya atau anggapan bahwa ia tidak lagi istimewa di mata orangtuanya.

Mungkin Ibu bisa melihat kembali, apakah semenjak ada adik, perhatian Ibu kepada Diva (sang kakak) ada yang kurang? Ibu bisa membiasakan dengan menunjukkan bahwa kedua anak Ibu adalah istimewa, dua-duanya Ibu sayangi. Beri juga sang kakak tugas-tugas yang berkaitan dengan adik, misalnya menjaga atau mengajak adik bermain saat Ibu ada kesibukan lain. Jangan lupa ketika ia berhasil melakukannya berikan pujian dan penghargaan betapa ia hebat telah membantu ibu. Satu lagi, jika memang adiknya yang salah, misalnya menggigit, justru bisa dijadikan momen untuk menunjukkan bahwa yang salah tetap harus minta maaf, meskipun ia lebih muda. Selamat mencoba Ibu…

 

Image courtesy of Stuart Miles / FreeDigitalPhotos.net