kakek nenek terlalu memanjakan cucu

Jika Kakek/Nenek Terlalu Memanjakan Cucu

TANYA:

Saya seorang ibu muda dengan 1 anak lelaki usia 3 tahun. Kami masih tinggal bersama orang tua suami. Bukan saya mengeluh dengan keadaan ini, karena  mertua sebenarnya bukan mertua yang galak atau suka ikut campur urusan rumah tangga. Saya cuma sering  terganggu saja karena mertua terlalu memanjakan anak saya yang memang cucu pertama mereka. Mereka terlalu lunak, mengikuti kemauan anak saya, padahal saya berusaha mendidik anak untuk disiplin dan mandiri. kakek nenek terlalu memanjakan cucuTerkadang ketika saya marahi (beri peringatan), anak saya lari mengadu pada kakek neneknya. Lalu mereka akan bilang, “Nggak apa-apa…, nanti kalau besar dia akan tahu sendiri.” Seakan apa yang saya lakukan salah dan mental semua. Ketika saya ceritakan pada suami, paling banter dia akan menasihati saya untuk sabar dan mencoba memahami orang tua… . Saya mesti bagaimana, ya…, saya juga takut nanti anak saya lebih dekat pada kakek/neneknya daripada pada saya.

Mira

 

JAWAB:

Ibu Mira, melakukan pengasuhan bersama dengan ibu dan kakek nenek memang memiliki potensi konflik tersendiri. Hal ini dikarenakan ibu dan kakek nenek berasal dari generasi yang berbeda, yang tentunya memilik beberapa cara pandang yang tidak sama dalam pengasuhan anak. Namun coba dirasakan lagi manfaatnya tinggal bersama orangtua dalam mengasuh anak. Antara lain, kakek neneknya memiliki kasih sayang yang tulus kepada cucunya, selain itu juga anak berada di tempat yang aman dan nyaman karena berkumpul bersama orang yang mencintainya.

Perbedaan pandangan atau prinsip dalam pengasuhan anak baik antar orang tua, maupun antara orang tua dengan kakek nenek bisa membuat anak bingung tentang nilai yang harus dianut. Misalnya, dia bingung antara mana yang boleh dan mana yang tidak boleh (dilakukan).

Salah satu cara untuk menghindari pertentangan ini adalah dengan menempatkan kakek nenek sebagai anggota tim pengasuhan. Kemungkinan adanya perbedaan pendapat -apalagi dikarenakan perbedaan sejarah- memang akan terjadi. Kakek nenek memang memiliki pengalaman sebagai orang tua, tetapi Anda sebagai ibu tentu punya pendapat tentang cara membesarkan anak. Alangkah baiknya jika hal ini bisa dikomunikasikan bersama dan diambil kata sepakat. Jika dikatakan ini untuk kepentingan dan kebaikan cucunya, biasanya kakek nenek akan mengerti, kok.

Dengan berpegang pada kesepakatan bersama antara orang tua dan kakek nekek sebagai tim pengasuh, akan terasa adanya konsistensi dalam mengasuh dan menanamkan nilai-nilai. Anak tidak lagi bingung nilai, dan Anda bisa bekerja dengan tenang tanpa khawatir akan dijauhi anak karena lebih dekat dengan kakek nekek. Selamat mencoba.

 

*image courtesy of heriberto