cara mengatasi kecemasan berlebihan-dihantui rasa bersalah

Terganggu Kecemasan Berlebihan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

TANYA:

Terganggu pikiran negatif dan kecemasan berlebihan • Selama kurang lebih 8 bulan saya mengalami stress berat. Hal ini bermula ketika saya mulai memutuskan hubungan dengan seorang pria yang bukan suami saya. Jujur, saya sudah menikah. Awal menikah saya sudah kecewa karena suami telah melukai hati saya dengan kata-kata, “Di otakmu hanya s3ks saja.” Padahal waktu itu saya cuma kepengen saja. Waktu itu kami baru 3 hari menikah. Selain itu, masih banyak perilaku suami yang membuat saya terluka sehingga membuat saya merasa hambar. Kemudian saya mulai kenal dengan lelaki lain tetapi saya sadar perbuatan itu salah dan saya putuskan untuk mengakhirinya.

Namun, bukan ketenangan yang saya dapat, melainkan mimpi buruk dan terjebak kecemasan berlebihan. Saya sering merasa ketakutan berlebihan, dan seperti membayangkan hal buruk akan menimpa diri saya. Terkadang di dalam hati, saya memiliki perasaan aneh seperti ada yang mengatakan, ‘Jika saya ingin melakukan sesuatu hal yang saya inginkan, dan jika itu benar saya lakukan…, maka saya akan celaka.” Saya jadi berpikiran jelek terus, dan selalu mimpi buruk. Begitu juga jika ingin memakai baju, misal warna biru atau kuning, maka akan timbul pikiran bahwa saya akan celaka jika memakai baju itu… . Tiap hari saya gelisah, dada saya terasa sesak sebelah kiri. Kadang di punggung sebelah kanan juga. Saya juga merasa sengkring-sengkring (seperti kesetrum ringan-Red), dan telinga saya berdenging. Apakah jenis penyakit yang saya derita, dan apakah kecemasan berlebihan ini termasuk sakit kejiwaan? Apakah bisa sembuh? Kemana saya harus berobat, ke psikolog atau psikiater? Mohon bantuannya, terima kasih.

Inggrid, Semarang (karyawan, 31 tahun)

 

JAWAB:

 cara mengatasi kecemasan berlebihan-dihantui rasa bersalah

Kecemasan Berlebihan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Halo, Inggrid… . Semoga saat ini kamu sudah dalam kondisi yang lebih tenang. Apabila membaca ceritamu, apa yang kamu rasakan, dan gejala-gejalanya, sepertinya kamu mengalami suatu kondisi kecemasan yang mulai berat. Kecemasan itu pun telah mulai berpengaruh terhadap perilaku maupun produktivitasmu. (Baca juga: Selalu Dihantui Pikiran Negatif sehingga Mudah Cemas dan Takut)

Namun demikian, saya melihat ada peluang cukup besar untuk membaik karena kamu telah mampu mengenali gejala-gejalan yang muncul pada pikiran, perasaan, dan sensasi tubuh. Ditambah lagi, kamu punya kemauan untuk mencari cara agar selesai dari situasi ini, yang artinya kamu telah terbuka untuk sebuah proses terapi. Memang akan sangat baik apabila kamu segera menemui seorang psikolog untuk membantumu berdamai dengan persoalan dan kecemasan berlebihan yang mengganggu ini. Kamu mungkin juga akan mendapat bantuan untuk memperbaiki hubunganmu dengan diri sendiri dan dengan pasangan.

Kamu dapat mencari psikolog yang ada di sekitar tempatmu bermukim. Sambil menunggu kesempatan dan waktu yang tepat untuk menjalani proses lebih lanjut, kamu dapat menenangkan diri dengan latihan relaksasi nafas secara rutin, yakni pada pagi hari (bangun tidur), dan malam hari (sebelum tidur). Kamu dapat mencari informasi tentang relaksasi nafas yang sederhana ataupun video tutorialnya di internet. Selain itu, lengkapi pula dengan membaca bacaan-bacaan positif secara rutin untuk menjaga semangat dan motivasi harian. Bacaan bisa kamu dapatkan di perpustakaan, toko buku, atau sumber-sumber terpercaya di internet.

Jangan khawatir, Inggrid, persoalan yang sedang kamu alami (kecemasan berlebihan) dan terasa amat berat ini pasti ada jalan keluarnya. Kamu telah memulai langkah positif dengan menghubungi KonsultasiPsikologi.icbc-indonesia.org. Jangan berhenti disini, ya. Lanjutkan dengan proses selanjutnya seperti yang saya sampaikan di atas. Tetap tersenyum dan optimis, ya… .

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')

2 thoughts on “Terganggu Kecemasan Berlebihan, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *