bingung memilih jurusan S2 yang tepat sesuai minat

Bingung Memilih Jurusan S2 yang Tepat

TANYA:

Saat ini saya sedang berencana untuk melanjutkan studi S2 di luar negeri, hanya saja saya sedang bingung memilih program jurusan S2 yang tepat untuk saya ambil. Sebab di berbagai universitas Australia, terdapat berbagai program yang ditawarkan untuk Master of Education, entah itu kurikulumnya, assesment-nya (pengukuran prestasi-Red), pendidikan inklusi, atau leadership and management (kepemimpinan dan manajemen-Red). Saya pun masih bingung untuk memilih universitas yang akan dituju, sebab saya berencana untuk mengajukan beasiswa. Saya sadar memiliki jiwa kepemimpinan dan saya sangat tertarik untuk mengembangkan kurikulum dan berpikir tentang pengembangan assessment. Selebihnya saya sadar bahwa saya tipe orang yang terlalu sensitif ;). Saya rasa saya lebih sering memikirkan apa yang sedang dipikirkan orang lain tentang diri saya. Terima kasih atas respon konsultan untuk menanggapi setiap masalah saya. Saya menunggu balasan Saudara. 😉

Astri – Semarang (mahasiswa, 22 tahun)
 

JAWAB:

Memilih Jurusan S2 yang Tepat

bingung memilih jurusan S2 yang tepat sesuai minat

 

 

 

 

Hai, Astri. Kebingungan untuk memutuskan studi lanjut (termasuk memilih jurusan S2 yang tepat) biasanya lebih disebabkan karena passion (minat utama) sudah mendalam, namun di sisi lain juga dihadapkan pada minat-minat lain yang muncul seiring pengembangan diri yang dilakukan. Misal, karena rajin mengikuti seminar dan konferensi, atau dari berbagai informasi yang diperoleh.

Dari ceritamu, sepertinya saat ini kamu sudah mulai menemukan minat utama yang ingin didalami namun memiliki cabang-cabang minat yang antara satu dengan yang lain memiliki jalur tidak searah. Apabila memang memiliki keinginan untuk mempelajari kurikulum dan juga assessment pendidikan, kemungkinan mengambil jurusan yang lebih banyak mempelajari ‘pengembangan kurikulum’ akan dapat menjadi jalan tengah, karena didalam ilmu ini juga terdapat materi assessment .

Namun demikian, yang terbaik adalah memahami terlebih dahulu deskripsi jurusan dan materi pembelajaran yang akan dimiliki. Berselancar di internet untuk memperoleh informasi, misalnya dari website fakultas atau jurusan, atau mencari testimoni dari alumni, akan menjadi sumber informasi yang sangat membantu.

Di sisi lain, saya melihat kebingungan Astri dalam memutuskan universitas yang dituju, diikuti dengan keinginan untuk mengembangkan beberapa keterampilan interpersonal seperti kepemimpinan dan pengelolaan sisi afeksi atau emosi. Nah, bagaimana bila Astri mengerucutkan kriteria universitas berdasarkan tiga hal tersebut, yakni memilih universitas yang (1) memiliki jurusan sesuai minat, (2) memiliki kurikulum atau ekstra kurikuler yang dapat mengembangkan kepemimpinan, dan (3) memiliki kegiatan yang dapat melatih pengelolaan emosi? Dengan menetapkan kriteria yang komprehensif sesuai kebutuhan; yang merupakan gabungan antara hard skill dengan soft skill, tentunya akan pilihan akan jatuh pada universitas (atau pilihan jurusan) yang pas. Tetapi jangan lupa juga, periksalah laman beasiswa yang ingin dilamar, apakah universitas tersebut didukung atau dirujuk pula oleh institusi pemberi beasiswa. Selamat memilih jurusan S2 kamu dan semoga menemukan yang paling tepat. Sukses, ya!

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')

One thought on “Bingung Memilih Jurusan S2 yang Tepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *