Anak Suka Membantah

anak suka membantahTANYA:

Mbak, kenapa ya sekarang setiap kali saya beritahu (nasihati), anak saya suka menjawab/menyahut. Anak-anak teman saya yang seusia dia jika dinasihati orang tuanya mau mendengarkan. Kenapa anak saya susah sekali? Anak saya usia 5 tahun. Semisal saya bilang, “Nak, ayo mainannya dirapikan.” Dia lalu menjawab, “Mama aja juga nggak suka rapiin baju-baju di kamar.” Saya mesti bagaimana ya, Mbak?

Fina (perempuan, 32 tahun, 3 anak)

 

JAWAB:

Ibu Fina yang baik, mungkin ibu pernah mendengar ada pendapat atau slogan yang mengatakan bahwa anak adalah miniatur orang tua. Misalnya ‘Like father like son’, atau ‘Buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya’. Slogan atau jargon-jargon tersebut sebetulnya ingin menggambarkan bagaimana seorang anak akan sangat mungkin menyerupai kita, orang tuanya, terutama dalam hal berperilaku. Dalam konsep psikologis, hal ini disebut perilaku imitasi atau perilaku meniru. Perilaku ini akan sangat sering dijumpai pada anak usia awal hingga usia sekolah dasar karena pada usia tersebut anak sedang mengembangkan kemampuan berpikir (logika) konkret-terlihat. Inilah yang membuat anak cenderung meniru apa saja yang dilihatnya.

Karenanya, apabila nasihat, masukan atau perintah yang orang tua sampaikan tidak sesuai dengan apa yang terlihat atau apa yang dicontohkan, maka anak akan cenderung ‘memilih’ apa yang dilihatnya. Jadi, marilah kita sebagai orang tua menepati apa yang kita ucapkan, karena itulah yang akan menjadi panduan anak dalam berperilaku. Selamat bertumbuh bersama, Ibu… .

About Lucia Peppy Novianti, M.Psi, Psikolog

Adalah seorang psikolog lulusan UGM Yogyakarta, memiliki ketertarikan utama pada psikologi klinis dewasa, terutama kajian mengenai individu, keluarga, dan kehidupan remaja. Selain aktif sebagai pendamping penyintas kekerasan terhadap anak & perempuan, ia terlibat dalam sejumlah penelitian dan aktif menjadi pembicara di berbagai seminar. Sejak 2017, mendirikan Wiloka Workshop Jogja (lengkapnya di laman 'Konselor')