aktivitas sederhana membantu anak memahami bencana gunung berapi meletus erupsi

Aktivitas Sederhana untuk Membantu Anak Memahami Bencana Gunung Meletus

“Mengapa Gunung Meletus, Bunda?”
Mengajak Anak Memahami Bencana Gunung Berapi dengan Aktivitas Sederhana

Situasi yang menimpa saudara-saudara kita di Kediri dan sekitarnya akibat letusan Gunung Berapi Kelud (yang bahkan akibatnya dapat dirasakan sampai di Jawa Barat), tentunya sangat mengundang rasa ingin tahu anak. Hujan abu yang sempat membuat halaman, pohon-pohon dan jalanan menjadi memutih terpampang jelas di hadapan anak.

Dalam situasi seperti ini, penting bagi orangtua meminimalisir aktivitas anak di luar rumah. Partikel dari abu vulkanik kurang baik bagi kesehatan, terutama pernafasan. Jika terpaksa keluar rumah, pastikan Anda sebagai orangtua dan si kecil menggunakan masker. Pilihan terbaik sebenarnya mengajak si kecil bermain di dalam rumah. Hanya saja supaya ia tidak bosan di dalam rumah terus menerus, orangtua perlu berpikir kreatif untuk menyediakan suasana tetap nyaman dan menyenangkan untuk anak.

Masa kanak-kanak, terutama anak usia dini, adalah masa dimana anak ingin senantiasa memuaskan rasa ingin tahunya. Selain itu, bukankah anak-anak sebenarnya berhak untuk tahu apa yang terjadi di sekitarnya, terutama menyangkut apa yang terjadi pada dirinya? Nah, seberapa detil penjelasannya, tergantung dari kesiapan dan rasa ingin tahu anak. Menurut saya, ketika anak sudah bisa bicara, maka ia sudah siap untuk diajak berdiskusi.

aktivitas sederhana membantu anak memahami bencana gunung berapi meletus erupsi
Gambar Gunung Kelud meletus oleh Naya (5 tahun)

Aktivitas Sederhana untuk Membantu Anak Memahami Bencana Erupsi Gunung Berapi (Gunung Meletus)

Berikut ini beberapa aktivitas sederhana yang bisa jadi alternatif bagi orangtua dalam mendampingi si kecil memuaskan keingintahuan berkaitan dengan kejadian Gunung Meletus (Erupsi Gunung Berapi).

1. Jawablah Pertanyaan Anak

Pertanyaan yang sering muncul di awal adalah tentang kenapa ia libur sekolah. Respon orangtua dalam menjawab penting sekali bagi pijakan awal pemahaman anak. Jawabannya tentu sesuai dengan perkembangan pemahaman anak, misalnya bahwa dalam situasi yang tidak biasa seperti letusan gunung berapi, sekolah (guru, kepala sekolah) memutuskan untuk meliburkan sekolah, meminta anak untuk bermain di rumah saja agar tetap terjaga keamanan dan kesehatannya. Untuk mendukung penjelasan ini, Anda bisa memperlihatkan kondisi di luar rumah, dengan menunjukkan situasi seperti yang ada di televisi jalanan yang sepi, toko-toko tutup, dan sekolah juga tutup.

2. Pengamat di Jendela

Ajak anak mengamati apa yang terjadi. Kegiatan ini bisa dilakukan misalnya dengan mengajaknya mengamati keadaan di luar rumah melalui jendela. Mintalah ia menceritakan apa yang ia lihat. Dari sini Anda bisa memancing diskusi sambil mengetahui apa yang dipikirkan anak. Pancing dengan pertanyaan:

  • Kenapa ya daun-daun jadi terlihat putih?
  • Kenapa jalanan jadi sepi ya?
  • Kenapa orang-orang menggunakan masker?
  • Apa sih abu vulkanik itu?

Tunggulah, Anda akan mendapatkan pendapat-pendapat dan ide-ide yang mengejutkan dari si kecil.

Aktivitas 3, 4, dan 5 di halaman 2: » Aktivitas Sederhana untuk Membantu Anak Memahami Bencana Gunung Meletus-2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *